Pentingnya Peran Orang Tua Terhadap Anaknya

Yang saya maksudkan dari judul di atas bukanlah orang tua yang dirumah saja, tetapi yang di sekolah juga, yaitu guru. Entah itu dalam peran mendidik, mengajari, dan lain-lain. Karena di saat anak tidak tahu apa-apa, dan bingung akan masalah yang dihadapinya, dia akan pergi ke orang terdekatnya. Siapa lagi orang terdekat kita selain orang tua? Karena kita tahu, orang yang lebih berpengalaman dan memiliki berbagai macam solusi bijak untuk masalah kita adalah orang tua kita sendiri.
Mungkin sahabat, atau saudara, bisa kita jadikan orang terdekat. Tapi bukankah posisi orang tua itu lebih penting? Mereka lebih tau cara mendidik kita dengan benar. Mendidik entah dalam hal pendidikan karakter, atau pendidikan formal (yang biasanya diajarkan di sekolah).
Kita dihargai oleh orang lain karena sikap kita, yang teratur dan tidak urak-urakan. Yang saya maksud urak-urakan disini adalah sikap yang tidak karuan, tidak memiliki etika sama sekali. Bukankah bagus jika kita ber-tata krama saat berbicara, terutama terhadap orang yang lebih tua dari kita.


Disitulah orang tua kita berperan. Sejak kecil kita diajarkan tata krama, etika, sopan santun dalam bersikap, berbicara, bertingkah laku. Kita diajarkan pelan-pelan, pasti orang tua kita sering bilang “nanti salim sama om/tante itu ya.” Atau “jangan biasakan pake aku ya, pake saya. Gak sopan loh.” Dan kalimat-kalimat lain.
Hal tersebut sangat membantu. Bayangkan, tidak ada yang mendidik kita, tidak ada yang mengajari kita, tidak ada yang siap menemani saat kita ada masalah. Mungkin kita akan menjadi lebih pendiam, lebih tertutup kepada orang lain. Karena kita terlalu memikirkan masalah kita lebih dalam, dan cenderung menyimpannya sendiri.
Hal tersebut juga terjadi karena kita tidak menumpahkan perasaan kita terhadap orang lain. Tidak ada orang yang kita percaya untuk kita beritahu tentang masalah yang sedang kita hadapi. Entah itu masalah pribadi, masalah besar yang menyangkut banyak orang. Kita tidak mencoba untuk bercerita kepada orang-orang terdekat dan meminta saran apa yang harus dilakukan saat menghadapi masalah tersebut. Jadi kita terpuruk akan masalah kita sendiri, sibuk memikirkannya sendiri.
Jadi usahakanlah ceritakan masalah kita kepada orang lain. Terutama terhadap orang tua, karena orang tua merupakan posisi terbaik yang akan memberikan saran yang tepat terhadap masalah kita. Karena kita merupakan manusia, yang selalu memiliki masalah, dan setiap harinya masalah kita bertambah berat. Karena itu merupakan ujian dari Tuhan dan Ia tahu kita lebih kuat dari yang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s